Lulusan FIB harus Memiliki Pengetahuan, Bahasa, dan Attitude
Hima Jurusan Sastra Inggris atau yang lebih dikenal dengan EDSA menyelenggarakan kuliah umum pada Jumat, 27 Januari 2017 dengan tema “Peluang Kerja dan Peningkatan Kualitas Diri di Era Globalisasi”. Kuliah umum yang menghadirkan Drs. Renaldi Zein ini diadakan dengan harapan agar mahasiswa lulusan Fakultas Ilmu Budaya, khususnya Jurusan Sastra Inggris, dapat mempersiapkan diri menjadi lulusan terbaik.
Menurut Drs. Renaldi Zein, tiga hal yang paling penting untuk mendapatkan pekerjaan yang ideal ialah science, language, and be a polite person. "Sebagai lulusan (fresh graduate), kita harus memiliki tiga aspek, yaitu pengetahuan, bahasa, dan menjadi seseorang yang sopan. Terlepas dari hal tersebut, kita akan sulit mendapatkan kerja. Meskipun lulus dengan IPK yang tinggi dan dengan pengetahuan akademik yang memadai, jika tidak memiliki attitude yang baik, akan sulit mendapatkan kerja yang ideal dan sesuai keinginan," ulasnya.
Drs. Renaldi Zein menyatakan bahwa bahasa merupakan jantung komunikasi. "Jika kita pandai berbahasa, terutama bahasa Inggris, kita akan mudah berkomunikasi dengan siapa saja. Bahasa merupakan sinyal tanpa menggunakan suara. Mahasiswa lulusan Sastra Inggris sebaiknya mencari negara-negara dengan bahasa ibu, yaitu bahasa Inggris. Sebab, tujuan utama lulusan Sastra Inggris mencari target yang tinggi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Drs. Renaldi Zein menyatakan bahwa sebagai orang komunikasi, minimal lulusan harus mengetahui situasi berkomunikasi dengan atasan, bawahan, dan teman sebaya. "Kuncinya, kita harus paham bagaimana cara berkomunikasi yang sepadan,” ujarnya.
Drs. Renaldi Zein memberikan kuliah umum karena perkembangan bahasa pada hari ini semakin meningkat. Banyak bahasa Inggris yang sudah diindonesiakan dan juga banyak bahasa kekinian yang juga termasuk salah satu bagian dari komunikasi bahasa Inggris. Oleh karena itu, ia mengungkapkan bahwa harus kembali alam atau back to nature.
“Jangan sia-siakan menempuh kuliah jauh-jauh hanya untuk mencari gelar saja. Banyak target yang harus dan bisa kita capai,” motivasi Drs. Renaldi Zein kepada peserta yang hadir.
Elsa, mahasiswa Jurusan Sastra Inggris yang juga merupakan Ketua EDSA menanyakan cara mahasiswa mengatasi kesulitan saat ini karena era globalisasi memiliki banyak godaan, seperti gadget.
Bagi Drs. Renaldi Zein, setiap keinginan memiliki tantangan. “Semua ada kesulitan masing-masing sesuai pada zamannya. Intinya, niat dan tekat yang kita pertahankan,” jawabnya.
Reporter: Dini Alvionita, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi
*Tulisan ini pernah dimuat di http://fib.unand.ac.id/index.php?option=com_k2&view=item&id=63:lulusan-fib-harus-memiliki-pengetahuan-bahasa-dan-attitude&Itemid=303.
Menurut Drs. Renaldi Zein, tiga hal yang paling penting untuk mendapatkan pekerjaan yang ideal ialah science, language, and be a polite person. "Sebagai lulusan (fresh graduate), kita harus memiliki tiga aspek, yaitu pengetahuan, bahasa, dan menjadi seseorang yang sopan. Terlepas dari hal tersebut, kita akan sulit mendapatkan kerja. Meskipun lulus dengan IPK yang tinggi dan dengan pengetahuan akademik yang memadai, jika tidak memiliki attitude yang baik, akan sulit mendapatkan kerja yang ideal dan sesuai keinginan," ulasnya.
Drs. Renaldi Zein menyatakan bahwa bahasa merupakan jantung komunikasi. "Jika kita pandai berbahasa, terutama bahasa Inggris, kita akan mudah berkomunikasi dengan siapa saja. Bahasa merupakan sinyal tanpa menggunakan suara. Mahasiswa lulusan Sastra Inggris sebaiknya mencari negara-negara dengan bahasa ibu, yaitu bahasa Inggris. Sebab, tujuan utama lulusan Sastra Inggris mencari target yang tinggi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Drs. Renaldi Zein menyatakan bahwa sebagai orang komunikasi, minimal lulusan harus mengetahui situasi berkomunikasi dengan atasan, bawahan, dan teman sebaya. "Kuncinya, kita harus paham bagaimana cara berkomunikasi yang sepadan,” ujarnya.
Drs. Renaldi Zein memberikan kuliah umum karena perkembangan bahasa pada hari ini semakin meningkat. Banyak bahasa Inggris yang sudah diindonesiakan dan juga banyak bahasa kekinian yang juga termasuk salah satu bagian dari komunikasi bahasa Inggris. Oleh karena itu, ia mengungkapkan bahwa harus kembali alam atau back to nature.
“Jangan sia-siakan menempuh kuliah jauh-jauh hanya untuk mencari gelar saja. Banyak target yang harus dan bisa kita capai,” motivasi Drs. Renaldi Zein kepada peserta yang hadir.
Elsa, mahasiswa Jurusan Sastra Inggris yang juga merupakan Ketua EDSA menanyakan cara mahasiswa mengatasi kesulitan saat ini karena era globalisasi memiliki banyak godaan, seperti gadget.
Bagi Drs. Renaldi Zein, setiap keinginan memiliki tantangan. “Semua ada kesulitan masing-masing sesuai pada zamannya. Intinya, niat dan tekat yang kita pertahankan,” jawabnya.
Reporter: Dini Alvionita, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi
*Tulisan ini pernah dimuat di http://fib.unand.ac.id/index.php?option=com_k2&view=item&id=63:lulusan-fib-harus-memiliki-pengetahuan-bahasa-dan-attitude&Itemid=303.
Komentar
Posting Komentar