Mahasiswa Korea Akhiri Program Intensif Bahasa Indonesia

Oleh Ria Febrina




Program Intensif Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa Busan University of Foreign Studies (BUFS) pada Liburan Musim Dingin 2017 telah berakhir pada Sabtu, 11 Februari 2017. Sebanyak 16 mahasiswa BUFS telah menyelesaikan beberapa mata kuliah berupa membaca, menyimak, menulis ilmiah, menulis kreatif, berbicara, tata bahasa, budaya, dan kuliner Indonesia.

Penutupan program ini dilakukan secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand), Prof. phil. Gusti Asnan, serta disaksikan oleh Ketua Jurusan Sastra Indonesia, Dr. Gusdi Sastra, M.Hum. dan Ketua BIPA, Dr. Sulastri, M.Hum., serta staf pengajar BIPA.

Dalam sambutannya, Ketua BIPA, Dr. Sulastri, M.Hum, mengungkapkan bahwa program intensif telah berjalan sesuai dengan rencana. Mahasiswa BUFS mengikuti perkuliahan reguler selama lima hari, yaitu dari Senin sampai dengan Jumat, serta praktik berbahasa pada hari Sabtu. Pada hari tersebut, mahasiswa BUFS menikmati wisata dan kuliner Sumatera Barat, mulai dari Pariaman, Solok, Batusangkar, dan Bukittinggi.

“Mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat di beberapa daerah wisata tersebut yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia mereka,” jelasnya.

Dari Jurusan Sastra Indonesia, Dr. Gusdi Sastra, M.Hum. juga turut memberikan sambutan dalam penutupan program tersebut. Dr. Gusdi Sastra menyampaikan terima kasih kepada seluruh staf yang telah mengajar seluruh mahasiswa BUFS. Tak hanya itu, Dr. Gusdi Sastra juga menyampaikan terima kasih kepada dosen Jurusan Sastra Indonesia yang kini tengah menjadi perwakilan Indonesia untuk mengajar bahasa Indonesia di BUFS.

“Saya mengucapkan terima kasih karena Bapak dan Ibu telah menjadi perwakilan Indonesia di negara tersebut. Saya berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin antara Indonesia dan Korea. Bahkan, tidak hanya kedua negara, tetapi diharapkan juga terjalin kerja sama antara Indonesia dengan negara lainnya,” jelas Dr. Gusdi Sastra, M.Hum.

Sebelum penutupan resmi oleh Dekan FIB Unand, beberapa orang mahasiswa BUFS turut memberikan kesan dan kesan setelah belajar di Universitas Andalas. Cho Hyun Joon atau akrab dipanggil Yudha menyatakan bahwa ia sangat senang belajar di Universitas Andalas. Bahkan, dalam sambutan tersebut, Yudha mengungkapkan keinginannya untuk mendaftarkan diri belajar kembali di Jurusan Sastra Indonesia, khususnya dalam program reguler BIPA atau melalui program Dharmasiswa.

“Saya ingin kembali ke Universitas Andalas. Mungkin Agustus tahun depan, saya akan belajar di sini,” ungkap Cho Hyun Joon bersemangat.

Sim Jin Hee atau Hendri, mahasiswa BUFS lainnya mengungkapkan bahwa ia memiliki pengalaman yang sangat menyenangkan di Universitas Andalas. Bahkan, ia ingin selalu mengingat Universitas Andalas. “Saya ingin mengingat Unand selamanya,” ujarnya.

Sementara itu, ketua kelas program ini, Park So Hyun atau Sofi mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh dosen pengajar bahasa Indonesia di Jurusan Sastra Indonesia karena telah mengajar dengan penuh sabar.

Kesan dari perwakilan mahasiswa BUFS tersebut menjadi penilaian bagi pimpinan Universitas Andalas, khususnya Dekan FIB Unand bahwa bahasa Indonesia mahasiswa BUFS semakin lancar.

“Saya senang karena mendengar bahasa Indonesia Anda semakin lancar setelah satu bulan belajar bahasa Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih karena sudah belajar dengan baik,” jelas Prof. phil. Gusti Asnan.

Lebih lanjut, Dekan FIB Unand mengungkapkan bahwa meskipun pimpinan Unand tidak bertanya langsung, tetapi seluruh pimpinan Unand terus saling berkomunikasi menanyakan kondisi dan perkembangan selama berada di Padang. “Namun, karena tidak ada laporan dari staf BIPA, kami beranggapan bahwa seluruh mahasiswa sehat dan menjalani aktivitas dengan lancar,” jawabnya.

Sambutan Dekan FIB Unand sekaligus menjadi penutupan secara resmi Program Intensif Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa Busan University of Foreign Studies (BUFS) pada Liburan Musim Dingin 2017. Penutupan tersebut diakhiri dengan serah terima sertifikat dari Dekan FIB kepada mahasiswa BUFS. Selanjutnya, dilaksanakan foto bersama antara mahasiswa, dosen, Ketua Jurusan Sastra Indonesia, dan Dekan FIB Unand.


Penulis: Ria Febrina, Admin website: Gading Rahmadi

*Tulisan ini juga dimuat di http://fib.unand.ac.id/index.php?option=com_k2&view=item&id=64:mahasiswa-korea-akhiri-program-intensif-bahasa-indonesia&Itemid=303.

Komentar

Postingan Populer